[JARDIKNAS] OOT - Gubernur Sarankan Siswa Mogok Belajar Kalau Ada Guru Merokok Di Sekolah

Bookmark and Share
 


Waks... Kalau ada guru merokok di sekolah terus siswa beneran mogok belajar bagaimana, Pak Gub? Sebaiknya Gubernur hati-hati kalau bercanda, karena siswa bisa saja menganggapnya saran beneran, karena siswa nanyanya juga serius.

/MI

*******

Foke: Kalau Guru Merokok di Sekolah, Mogok Belajar Saja!

Lia Harahap : detikNews

detikcom - Jakarta, Pada puncak peringatan Hari Anak Sekolah di Monas pagi ini, Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo mengadakan interaksi dengan 1.500 anak-anak dari 35 kampung di Jakarta. Saat interaksi tersebut, beberapa anak bertanya pada Fauzi bagaimana tips menegur orang dewasa yang merokok dengan cara sopan.

Misalnya, seorang anak bernama Rahayu asal Kampung Rawa, Johar Baru, Jakarta Pusat. Kepada Foke, panggilan akrab Fauzi Bowo, dia mengeluhkan gurunya yang suka merokok di sekolah, dan meminta saran agar gurunya itu tidak lagi merokok.

"Pak Gubernur, guru saya merokok di lingkungan sekolah. Gimana negurnya?" tanya Rahayu di Monas, Jakarta Pusat, Minggu (24/7/2011).

Mendengar pertanyaan itu, Foke sontak terkejut sambil tertawa. Dia menyarankan Rahayu dan teman-temannya untuk kompak menegur gurunya itu.

"Gini aja, kamu ngomong aja ke temen-temen sekelas, dan kalian sekelas bilang sama bapaknya. Pak kalau bapak masih merokok juga, kita pulang saja dan mogok belajar," saran Foke.

"Mudah-mudahan bapak gurunya sadar. Ntar kalau ditanya siapa yang ngajarin, bilang Pak Gubernur," kelakar Foke yang disambut tawa para peserta.

Lain Rahayu, lain pula keluhan seorang anak bernama Farel Akmal, asal Susukan, Ciracas, Jakarta Timur. Dia mengeluh kebiasan buruk sang ayah yang suka merokok di rumah.

"Pak Gubernur, bapak saya sudah saya bilang nggak boleh merokok tetap merokok," cerita Farel.

Lantas Foke pun spontan memberikan saran. "Wuah..kalau emak dan kamu udah capek bilang tapi bapak nggak berhenti merokok juga. Bilang saja, Pak, saya dan emak pindah saja ke rumah Pak Gubernur," saran Foke yang mengenakan batik coklat.

Di akhir diskusi, Foke mengingatkan anak-anak untuk berani menugur jika melihat ada orang dewasa yang merokok di sekeliling mereka.

"Anak-anak, kalau ketemu orang yang merokok, ingetin, eh jangan merokok. Saya harap dengan peringatan Hari Anak Nasional dengan tema kampanye anti-merokok, mudah-mudahan Jakarta akan segera bebas asap rokok dan Jakarta menjadi sehat," imbuh pria berkumis ini.

Foke juga berjanji sebagai bentuk penerapan Pergub 88 tahun 2010 tentang Kawasan Dilarang Merokok, pihaknya segera menghilangkan iklan-iklan atau promosi-promosi yang berkaitan dengan rokok.

"Kita akan kurangi iklan rokok di Jakarta secera bertahap, meskipun belum semua, tapi pasti kita kurangi," janji Foke.

Peringatan Hari Anak Nasional ini dihadiri juga pula oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia Yoshinori Katori beserta isteri. Katori juga berpesan agar anak-anak Indonesia menjauhi bahaya rokok yang dapat merusak kesehatan dan masa depan.

"Saya ingatkan pada anak-anak Indonesia untuk tidak merokok, karena itu jahat dan merusak badan. Anak-anak Indonesia harus sehat. Dan tumbuhlah menjadi dewasa yang sehat," pesan Katori.

http://m.detik.com/read/2011/07/24/130338/1688098/10/foke-kalau-guru-merokok-di-sekolah-mogok-belajar-saja?nhl

Mohammad Ihsan
Sekjen Ikatan Guru Indonesia
Powered by IGI BlackBerry®

__._,_.___
Recent Activity:
Salam JARDIKNAS !

.

__,_._,___